Panduan Penulisan Laporan Pertanggungjawaban

Laporan pertanggungjawaban dibuat dengan tujuan :
– Melaporkan hasil kegiatan kepada pemberi mandat.
– Mengevaluasi pra, selama, dan pasca hari H.
– Menjadi dasar tindak lanjut kegiatan yang datang.

Laporan pertanggungjawaban biasanya dibuat oleh Ketua Panitia Pelaksana dan Ketua Panitia Pengarah

Sebaiknya dibuat selambat-lambatnya satu bulan setelah kegiatan selesai.

Laporan Pertanggungjawaban dibuat setelah panitia mengadakan evaluasi menyeluruh mengenai bidang-bidang kerja terkait. Ketua Panitia meminta laporan dari bidang kerja panitia, lalu merangkum dan melengkapinya dalam suatu laporan.

Isi laporan pertanggungjawaban berupa :

Bab Pendahuluan :
Berisi latar belakang, tujuan, tema, peserta, tempat dan waktu kegiatan. Pada dasarnya Pendahuluan memberi gambaran umum mengenai kegiatan yang dilangsungkan dan aspek-aspek yang terkait di dalamnya.

Bab Laporan Kegiatan :
Berisi laporan dan evaluasi kegiatan pra hari H, selama hari H dan pasca kegiatan.

Dalam bab ini terdapat laporan bidang-bidang kerja, yaitu hasil kegiatan, kesulitan dan hambatan, usul dan masukan yang dilaporkan secara teknis.

Bab Evaluasi dan Saran :
Berisi evaluasi secara keseluruhan mengenai kerja panitia/tim dan perbaikan-perbaikan untuk kegiatan selanjutnya. Dibahas juga hambatan dan kesulitan yang ditemui serta antisipasinya.

Bab Penutup :
Berisi ucapan terima kasih pada pihak-pihak terkait dan harapan untuk kegiatan di masa yang akan datang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*